TUGAS PKN

HUBUNGAN INTERNASIONAL

INDONESIA – AMERIKA SERIKAT

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Disusun Oleh:

Nama          : Tri Sutrisno

Kelas          : XI TITL

No. Absen  : 15

 

 

SMK TAMTAMA KROYA

TAHUN PELAJARAN 2012/2013

LEMBAR PENGESAHAN

 

Makalah ini di setujui dan di sahkan oleh guru pembimbing SMK TAMTAMA KROYA tahun pelajaran 2012/2013.

 

Menyetujui hasil laporan :

Tanggal           : …………..  April 2013

Tempat            : SMK TAMTAMA KROYA

Nilai                : ….

 

 

   

  Mengetahui

              Guru Pembimbing                                                     Penyusun

 

 

         SRI BUDIARTI, S. Pd                                          TRI SUTRISNO


 

KATA PENGANTAR

 

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan Makalah ini yang alhamdulillah tepat pada waktunya.

Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.

Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin.

 

 

Kroya, 03 April 2013

 

Penyusun

 


 

DAFTAR ISI

 

HALAMAN JUDUL…………………………………………………………….. i

LEMBAR PENGESAHAN…………………………………………………… ii

KATA PENGANTAR………………………………………………………… iii

DAFTAR ISI……………………………………………………………………… iv

BAB I PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang…………………………………………………….. 1
  2. Rumusan Masalah…………………………………………… ….. 2

BAB II PEMBAHASAN

  1. Kerjasama di bidang Politik…………………………………… 3
  2. Kerjasama di bidang Pertahanan Keamanan…………….. 4
  3. Kerjasama di bidang perdagangan………………………….. 4
  4. Kerjasama Pembangunan………………………………………. 5

BAB III ANALISIS

BAB IV PENUTUP

  1. Kesimpulan……………………………………………………….. 11
  2. Saran………………………………………………………………… 11

DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………… 13

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

 PENDAHULUAN

 

  1. Latar Belakang

Kerjasama antarnegara saat ini sudah tidak dapat lagi dihindarkan. Bentuk kehidupan yang kompleks sangat rentan untuk tejadi perselisihan. Untuk menghindari agar perselisihan tidak terjadi maka masyarakat internasional harus senantiasa bertumpu pada norma atau aturan. Aturan tersebut tidak hanya dibuat untuk menghindari perselisihan, akan tetapi juga untuk menertibkan, mengatur dan memelihara hubungan antarnegara. Perwujudan kerjasama tersebut dituangkan dalam bentuk perjanjian.

 Tidak dapat dinafikan betapa batas-batas teritorial suatu negara nasional kini tidak lagi menjadi penghalang bagi berbagai aktivitas ekonomi yang semakin pesat. Demikian pula lahan beroperasinya pekerjaan hukum yang semakin mendunia. Fenomena di atas, nyata sekali dengan berkembangnya penggunaan istilah yang mengindikasikan dilampauinya batas-batas tradisional dan teritorial nasional suatu negara, seperti istilah transnational corporation, transnational capitalist class, transnational practices, transnational information exchange, the international managerial bourgoisie, trans-state norms,3 dan lain-lain.

 Dalam perkembangan kehidupan bersama manusia yang cenderung semakin tidak mengenal batas negara ini, boleh jadi kesepakatan antar negaranegara dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dituangkan dalam bentuk perjanjian internasional merupakan sumber hukum yang semakin penting. Persoalannya, karena semakin banyak masalah transnasional yang memerlukan pengaturan yang jangkauannya hanya mungkin dilakukan dengan instrumen perjanjian internasional. Hal itu disebabkan perjanjian internasional sudah berhasil menciptakan norma-norma hukum baru yang diperlukan untuk mengatur hubungan antar negara dan antar masyarakat negara-negara yang volumenya semakin besar, intensitasnya semakin kuat, dan materinya semakin kompleks.

 

  1.  Rumusan Masalah.
    1. Bagaimana kedudukan perjanjian Internasional dalam sistem perundang-        undangan nasional?
    2. Seberapa besar kekuatan mengikat hukum Internasional terhadap negara pihak ke tiga?

 


 

BAB II

PEMBAHASAN

 

Hubungan Internasional Amerika Serikat dengan Indonesia

Hubungan RI-Amerika Serikat (AS) telah terbina sejak sebelum Proklamasi Kemerdekaan RI tahun 1945. Secara resmi, hubungan diplomatik kedua negara ditandai dengan pembukaan Kedutaan Besar di masing-masing negara. Tanggal 28 Desember 1949, AS membuka Kedutaan Besar di Jakarta dan menunjuk Duta Besar AS pertama untuk Indonesia, Horace Merle Cochran. Tanggal 20 Februari 1950, Indonesia menunjuk Dr. Ali Sastroamidjojo sebagai Duta Besar RI pertama untuk AS.

  1. A.           Kerjasama di bidang Politik

Perkembangan penting hubungan bilateral RI – AS ditandai dengan kunjungan Presiden Barrack Obama ke Indonesia pada tanggal 9 – 10 November 2010 dimana dalam kunjungan tersebut, kedua Kepala Negara telah meluncurkan secara resmi Comprehensive Partnership (CP) RI – AS.  Sebelum CP RI-AS resmi diluncurkan, pada tanggal 17 September 2010 telah dilaksanakan RI – US Joint Commission Meeting (JCM) pertama di Washington, D.C dipimpin Menlu masing-masing negara. Hal penting yang disepakati dalam JCM I di anataranya peluncuran Plan of Action for RI – US Comprehensive Partnership yang menjadi cetak biru panduan kerjasama kedua negara serta pembentukan enam Working Group (WG) di bidang  Democracy and Civil Society; Climate and Environment; Education; Trade and Investment; Security Issue; dan Energy.  Selanjutnya pada Joint Commission Meeting (JCM) ke-2 tanggal 24 Juli 2011 di Nusa Dua, Bali, Menlu kedua negara antara lain telah menghasilkan Joint Statement pengembangan visi strategik kerjasama RI-AS ke depan serta membahas berbagai potensi kerjasama maupun isu-isu kawasan.

 

 

 

  1. B.            Kerjasama di Bidang Pertahanan Keamanan

Pasca pencabutan embargo militer tahun 2005, kerja sama pertahanan Indonesia–AS semakin membaik berkat persepsi positif pemerintah, militer dan parlemen AS terhadap proses reformasi TNI. Bantuan militer AS kepada Indonesia disalurkan melalui program Foreign Military Financing (FMF) dan International Military Education and Training (IMET), khususnya dalam rangka peningkatan kemampuan transportasi TNI dalam penanganan bencana alam serta program peningkatan profesional prajurit.

Sejak tahun 2002 terdapat forum pertemuan tahunan militer RI – AS ’Indonesia–United States Security Dialog (IUSSD) serta forum tahunan US–Indonesia Bilateral Defense Dialogue (USIBDD) yang dilaksanakan berselingan dengan IUSSD. Pertemuan USIBDD ke-11 berlangsung di Hawaii, AS tanggal 7-11 Februari 2011 sedangkan forum IUSSD ke-8 berlangsung tanggal 25-26 Mei 2010.

Kerjasama keamanan RI – AS dikukuhkan melalui penandatanganan LoI between INP and FBI on Mutual Cooperation in Capacity Building and Combating Transnational Crimes pada bulan Maret 2011 yang melandasi kerjasama Badan Penyelidik Federal (FBI) AS dengan Polri (Densus 88) dalam pemberantasan terorisme. Sebelumnya, pada tanggal 8 November 2010 telah ditandatangani MoU between the Government of the United States of America and the Republic of Indonesia on Capacity Building to Strengthen the Security of Biological Pathogens yang menjadi landasan kerjasama pelatihan capacity building di bidang biosecurity dan biosafety guna memperkuat keselamatan laboratorium dan keamanan patogen dari akses illegal.

 

  1. C.           Kerjasama di Bidang Perdagangan, Investasi dan Pariwisata

AS merupakan mitra dagang keempat terbesar Indonesia sesudah Jepang, Cina dan Singapura dengan nilai perdagangan mencapai 23 milyar USD pada tahun 2010. Nilai perdagangan ini meningkat 31.96% dibanding tahun 2009 yang mencapai 17.93 milyar USD dengan surplus untuk Indonesia sebesar 4.86 milyar USD atau naik 29.3% dibanding tahun 2009 yang mencapai 3.76 milyar USD. Nilai ekspor Indonesia ke AS pada tahun 2010 berjumlah 14.26 milyar USD atau meningkat 31,49 % dibanding tahun 2009 yang mencapai 10.85 milyar USD. Komoditi ekspor utama Indonesia ke AS antara lain seperti getah karet, getah perca, barang elektronik, barang hasil industri pakaian, mebel, sampai perkakas.

Di bidang investasi, pada tahun 2010 realisasi investasi AS di Indonesia mencapai US$ 930,8 juta, meningkat 542,7% dibandingkan tahun 2009 yang berjumlah US$ 171,5 juta. Dengan jumlah tersebut, AS merupakan investor terbesar ke-tiga di Indonesia setelah Singapura dan Inggris. Untuk periode Januari – Maret 2011, nilai investasi AS di Indonesia mencapai 359,1 juta USD atau urutan kedua terbesar setelah Singapura.

Untuk mengembangkan hubungan perdagangan dan investasi RI-AS, terdapat forum”Trade Investment Council” (TIC) tingkat Menteri guna membahas dan menyelesaikan berbagai isu perdagangan dan investasi kedua negara. TIC terdiri dari empat Working Group, yaitu WG on Industrial and Agricultural Products, WG on Illegal Logging and Asociated Trade, WG on Intellectual Property Rights, dan WG on Investment.

Sementara itu dalam rangka menjamin investasi AS di Indonesia, pada tanggal 14 April 2010 di Washington, D.C. telah ditandatangani persetujuan Investment Support Agreement-Overseas Private Investment Corporation (ISA-OPIC) RI – AS oleh Kepala BKPM dan Acting President OPIC. Perjanjian ISA-OPIC ini telah diratifikasi melalui Peraturan Presiden RI nomor 48 tahun 2010 tanggal 19 Juli 2010 dan diharapkan dapat meningkatkan minat investor AS menanamkan modal di Indonesia.

Di bidang pariwisata, pada tahun 2010 jumlah wisatawan AS yang berkunjung ke Indonesia khususnya dari 19 pintu masuk utama, mencapai 171.528 atau naik 5,68% dibandingkan tahun 2009 yang berjumlah 162.302 orang.

 

  1. D.           Kerjasama Pembangunan

Sejak tahun 2006 Indonesia memperoleh bantuan hibah dalam kerangka Millennium Challenge Corporation (MCC) sebesar US$ 55 juta untuk program imunisasi dan anti korupsi. Pada bulan Desember 2008 Indonesia kembali terpilih mendapatkan hibah serupa melalui program “MCC Compact Program (MCC CP)” untuk periode hingga 2013. Program yang disepakati dalam MCC meliputi: e-procurement, pendidikan dan kesehatan serta natural resources management/REDD+.

Selain itu Pemerintah Indonesia dan the United States Agency for International Development (USAID) telah menyepakati hibah USAID melalui Strategic Plan periode 2009-2014 yang meliputi lima bidang program, yaitu pendidikan, pemerintahan dan demokrasi, pertumbuhan ekonomi, kesehatan, dan lingkungan. Implementasi hibah bagi tiap program tersebut selanjutnya dikuatkan melalui penandatanganan Assistance Agreement (AA). 

Perjanjian hibah USAID juga telah ditandatangani pada tanggal 24 September 2010 untuk Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM Mandiri) Pedesaan melalui PNPM Support Facility Trust Fund pada World Bank (sebagai koordinator) sebesar $US 65,358.000.

Bantuan hibah USAID juga diberikan dalam rangka rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh paska tsunami yang dituangkan dalam dokumen Strategic Objective Grant Agreement (SOAG) to Support Tsunami Recovery and Reconstruction yang ditandatangani Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi (BRR) dan USAID pada 7 Juli 2005 dengan nilai US$ 371.3 juta. Dana tersebut antara lain digunakan untuk pembangunan jalan raya Banda Aceh – Calang sepanjang sekitar 100 km serta pembangunan FKIP Unsiyah.

 

  1. Kerjasama di bidang Energi

Dalam rangka membahas kerjasama di bidang energi, terdapat forum Energy Policy Dialogue (EPD) RI – AS. Pada pertemuan EPD II di Jakarta tanggal 20-21 Oktober 2008, dibahas rencana kerjasama pengembangan teknologi terbarukan, pengembangan teknologi geothermal melalui International Partnership for Geothermal Technology (IPGT), pertukaran informasi mengenai kebijakan investasi, serta pengembangan kapasitas. Pada forum EPD III di Washington D.C. tanggal 28-30 Juni 2010 dibahas kebijakan energi nasional, perkembangan dan pemanfaatan sumber energi, penelitian dan pengembangan peningkatan kapasitas, unconventional gas, methane to market, serta pengembangan SDM.

Kerjasama energi RI-AS juga dilakukan dengan dukungan US Trade and Development Agency (USTDA) yang telah memberikan hibah sebesar US$ 1,6 juta untuk pengembangan geothermal plan 370 MW di Halmahera serta 300  MW di Jawa Barat.

 

  1. Kerjasama di bidang Lingkungan Hidup

Kerjasama RI – AS di bidang lingkungan hidup antara lain ditandatai dengan penandatanganan Perjanjian Penghapusan Utang untuk Konservasi Hutan Tropis (DNS-TFCA) di Sumatera senilai US$ 19,6 juta pada tanggal 30 Juni 2009. Sementara itu dalam rangka mengatasi dampak perubahan iklim di Indonesia, Pemerintah AS dan RI telah membahas kerjasama pembentukan Climate Change Center di Indonesia untuk jangka waktu 2 tahun, dimulai sejak 1 Juli 2010. Pihak AS memberi bantuan biaya operasional awal dari Center tersebut dengan fokus mengurangi emisi lahan gambut serta hutan.

 

  1. Kerjasama di bidang Ketahanan Pangan

Sebagai bagian dari Plan of Action Kemitraan Komprehensif RI – AS khususnya di bidang food security, pada 6 – 7 Oktober 2010 telah berlangsung Indonesia – United States Agricultural Technology and Investment Forum di Jakarta. Salah satu hasil dari forum tersebut adalah kesepakatan bahwa dalam mengatasi ketahanan pangan diperlukan partisipasi Public Private Partnership dengan melibatkan pihak akademis, sehingga kebijakan dan tindakan yang diambil berdasarkan pada riset dan penelitian yang credibel.

  1. Kerja sama di bidang Kelautan

Kerjasama RI–AS di bidang kelautan didasarkan pada MoU antara Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) pada 18 September 2007 dan Implementing Arrangement MoU tersebut yang ditandatangani pada 10 Juni 2010. Sebagai tindak lanjut, RI dan AS sepakat mengadakan kerjasama joint exploration kapal ekspedisi NOAA “OKEANOS EXPLORER”, manajemen perikanan yang berkelanjutan, Coral Triangle Initiative (CTI) dan Program Mitra Bahari.

 


 

BAB III

ANALISIS

 

Klasifikasi Perjanjian Internasional

  1. 1.      Dipandang  dari perserta  atau pihak – pihak yang mengadakan perjanjian

Ada dua macam perjanjian Internasional yaitu :

  • Perjanjian bilateral yaitu perjanjian yang dilakukan oleh dua Negara untuk mengatur kepentingan dua belah pihak.
  • Perjanjian multilateral adalah perjanjian yang diadakan oleh banyak pihak /Negara. 

 

  1. 2.      Dipandang dari akibat hukum yang di timbulkan

Ada macam perjanjian , yaitu:

  • Perjanjian yang bersifat khusus (Treaty Contrac ) adalah suatu perjanjian yang hanya menimbulkan hak- hak dan kewajiban antara pihak- pihak yang mengadakan perjanjian . Contoh : perjanjian antara Indonesia dengan RRC pada tahun 1955 tentang masalah dwi kewarganegaraan .
  • Perjanjian yang bersifat Umum (Law Making Treaties) adalah perjanjian yang meletakan / menentukan kaidah-kaidah hukum bagi masyrakat internasional secara keseluruhan (bersifat multilateral). Perjanjian ini dapat menjadi aturan hukum dalam persoalan tertentu, menetapkam hukum baru kedepan,atau menentukan terbentuknaya suatu lembaga internasioanl   

 

  1. 3.      Dipandang dari proses /tahapan pembentukanya

Ada dua macam perjanjian, yaitu:

  • Perjanjina yang bersifat penting yaitu perjanjian yang  di buat melalui perundingan , penandatanganan dan ratifikasi.
  • Perjanjian bersifat  sederhana yaitu  perjanjian yang di buat melalui dua tahap, yaitu perundingan penandatanganan atau yang sering  kita kenal dengan istilah (agriment)  

 

  1. 4.      Dipandang  dari  tahap – tahap penyusunannya

Ada tiga tahap penyusunan yaitu.

  • Perundingan (Negotiation) adalah pembicaraan yang dilakukan para utusan delegasi dari pemerintah Negara pesrta terhadap materi yang akan dituangkan  dalm naskah perjanjian.
  • Penandatanganan (signature) adalah apabila perundingan telah selesai dan dinilai sudah cukup maka dilakukan penandatanganan dan mulai berlakunya perjanjian internasioanl.
  • Ratifikasi (ratification) adalah perjanjian yang telah dilakukan oleh para wakil Negara pesrta kemudian dibawah pulang untuk diserahkanpada pemerintah negaranya, selanjutnya apabila Negara tersebut menganggap penting naskah perjanjian tersebut maka mengesahkan yang dikenal dengan istilah ratifikasi

 

 

BAB IV

PENUTUP

 

  1. A.           Kesimpulan

Perjanjian Internasional yang telah diratifikasikan dengan peraturan perundang – undangan Nasional, diakui keberadaannya sebagai bagian dari sistem Hukum Nasional dan mempunyai kekuasaan hukum yang mengikat, setelah diatur dengan undang Undang – undang Ratifikasi suatu Perjanjian Internasional. Namun dalam hal  ada perbedaan isi ketentuan suatu Undang – Undang Nasional dengan isi Perjanjian Internasional yang telah Diratifikasi, atau belum ada peraturan pelaksanaan Undang – undang Ratifikasi suatu perjanjian, maka Perjanjian Internasional Tersebut tidak dapat dilaksanakan.

Melakukan kajian mengenai kekuatan mengikat dari suatu perjanjian internasional, sama halnya dengan melakukan pembahasan tentang hak dan kewajiban yang timbul dari perjanjian tersebut. Sebagaimana telah disebutkan di atas, bahwa hanya negara-negara peserta atau yang menjadi pihak-pihak dalam suatu perjanjian itulah yang sesungguhnya memperoleh hak dan kewajiban oleh perjanjian bersangkutan. Sedangkan negara-negara yang bukan peserta perjanjian pada dasarnya merupakan “res inter alios acta“. Ada satu ketentuan yang penting dalam kaitan ini adalah bahwa perjanjian internasional tidak menimbulkan kewajiban atau hak bagi pihak ketiga tanpa persetujuan pihak ketiga tersebut. Persetujuan ini harus diberikan secara tertulis serta kewajiban dan hak pihak ketiga tersebut harus dinyatakan dengan tegas dalam perjanjian itu.

 

  1. B.            Saran.

Menyongsong tibanya era mondialisasi perniagaan dimana batas-batas teritorial suatu negara semakin imajiner, setiap negara tidak terkecuali Indonesia harus menyiapkan berbagai instrumen guna mendukung lancarnya interaksi antar masyarakat dari berbagai kawasan. Sudah barang tentu perangkat norma sebagai salah satu instrumen untuk bidang hukum juga sangat mendesak untuk dipersiapkan secara baik. Hal itu demikian penting, oleh karena dalam aktivitas perniagaan barang dan jasa yang menjadi ciri utama masyarakat global, jika muncul kasus-kasus sengketa komersial, maka para pelaku niaga menuntut penyelesaian yang serba cepat, tepat, dan sekaligus akurat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Amos, Abraham. 2005. Sistem Ketatanegaraan Negaraan Indonesia. PT.Raja Grafindo Persada: Jakarta.

Azhary, Muhammad Tahir. 2004. Negara Hukum. Prenada Media: Jakarat.

Budiardjo, Miriam. 2008. Dasar-Dasar Ilmu Politik. PT. Gramedia Pustaka Utama:Jakarta.

Sampingan | Posted on by | Meninggalkan komentar

Rinduku

Disetiap sya’irku
Ku selalu mengukir namamu
Dalam tawa,doa dan kalimah sahdu
Yang ku susun menjadi puisi buatmu

Engkau yang jauh disana
Dengarkan bisikan rintihan rinduku
Rasa ini terus bergetar
Ketika amarah cinta yang kau lontarkan
Membombardirkan hati ini

Gemuruhnya menggelegarkan jiwaku
Meronta tapi tak berdaya
Akibat sentuhan cinta lembutmu
Hingga aku harus terbujur rindu

Aku yang lemah tanpamu
Tak dapat menahan rindu ini

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar

SUSU KAMBING ETAWA GMP-NUTRI

Gambar

NUTRISI ALAMI

SOLUSI TUBUH SEHAT. . .

SUSU KAMBING ORGANIK BUBUK

GMP – Nutri

Dep. Kes. RI. P-IRT. 215331301181

Terbuat dari susu KAMBING ETAWA yang dibudidayakan secara organik dan diolah sedemikian rupauntuk menjaga manfaat dan kualitasnya. Susu KAMBING ETAWA merupakan sumber NUTRISI dan GIZI yang hampir setara dengan ASI. Sangat baik dikonsumsi oleh semua usia (balita, anak-anakanak, dewasa dan lansia). Susu kambing etawa ini merupakan alternative yang baik untuk mendukung pengobatan terhadap berbagai penyakit yang menggunakan pola makan yang alami (natural food) sehingga mempercepat kesembuhan.

SUSU KAMBING ETAWA SANGAT BAIK DIMINUM BAGI

  1. 1.      Keluhan penyakit pernapasan seperti Asma, TBC, Bronkitis, Infeksi Paru-Paru
  2. 2.      Keluhan / gejala kekurangan darah (Anemia)dan wanita yang haid
  3. 3.      Membantui menguatkan tulang, gigi dan baik bagi penderita rematik serta mencegah kerapuhan tulang (Ostioporosis)
  4. 4.      Keluhan sakit perut / pencernaan tidak lancar dan asma lambung yang berlebihan
  5. 5.      Menambah vitalitas dan daya tahan tubuh baik pria maupun wanita sehingga tetap semangat tidak mudah capek
  6. 6.      Membantu mengurangi keluhan yang diakibatkan sakit kanker
  7. 7.      Memulihkan kondisi tubuh orang yang baru sembuh dari sakit
  8. 8.      Memperbaiki kondisi jaringan lemak sehingga dapat menghaluskan kulit
  9. 9.      Meningkatkan daya tahan daya kekebalan tubuh terhadap berbagai penyakit
  10. 10.  Keluhan sakit ginjal, seperti Nephbrotic Syndrom, Infeksi Ginjal, Asam Urat Gigi

 

Prediksi Komposisi Nutrien yang terkandung dalam air susu

Jenis air susu

Air

Protein

Lemak

Lektosa

Abu

Kambing

85,75

6,24

4,15     

4,20

1,57

Sapi

88,12 

3,30 

3,52 

4,70

0,69

Kuda

89,19

2,60

1,59

6,14

0,49

 

Keunggulan Susu KAMBING ETAWA Vs Susu Sapi

ü  PROTEIN

ü  KALSIUM

2x Susu Sapi 

2x Susu Sapi 

ü  POTASIUM

ü  SODIUM

 

2x Susu Sapi

2x Susu Sapi

 

 

 

DISTRIBUTOR TUNGGAL: GLOBAL MANDIRI SEJAHTERA – SURAKARTA

HUB. AGEN/

DISTRIBUTOR KAMI

 

 

 

KANDUNGAN SENYAWA PADA

SUSU KAMBING ETAWA DAN MANFAATNYA

  • Zincum (Zn) : pembentuk system kekebalan tubuh
  • Mineral Alkaline : baik untuk penderita maag kronis
  • Flourin+Betakasien : penderita Brinchitis, Asma, TBC, Pneumonia
  • A2-betakasien dan Asam Amino Esensial : pembentuk insulin berguna bagi penderita diabetes
  • Cynokobalamin : pembentukm zat Hb bagi penderita Demam berdarah, Anemia, Thalasemia
  • Kalium (K) : penderita Arterioscleorosis, Tekanan Darah Tinggi maupun Tekanan Darah Rendah
  • Enzim Xanthine Oxydase dan niasin (Vit B3) berfungsi mengatasi sel Kanker/Tumor dan mengurangi efek toksis kemoterapi
  • Kalsium : membantu pertumbuhan tulang dan mencegah Ostioporosis
  • MCT (Medium Chain Trygliseride) : berguna bagi progam Dietary dan penyembuhan akibat stroke
  • Lactogolbulin : penambah protein penyebab alergi
  • Riboflavin (Vit B2) dan B3 yang menumbuh – kembangkan sel otak dan sel system saraf sehingga baik bagi kecerdasan anak dan menurunkan frekuensi serangan migraine

 

Data Spesifik Susu KAMBING ETAWA

Rendah Gula, Memakai Pakan Organik, Tanpa Pemanis Buatan, Tanpa Pengawet

SUSU KAMBING ETAWA

SUSU TERBAIK PILIHANKU

 

Buktikan Manfaatnya . . .

BYE : OOTZ THOK

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar

SUSU KAMBING ETAWA GMP-MAX

SUSU KAMBING ETAWA PLUS KOPI GINSENG

 Gambar

GMP – Max

  • Susu kambing etawa
  • Kopi robusta instan
  • Tribulus terestris
  • Ginseng merah

 

Terbuat dari kombinasi dahsyat Susu Kambing Etawa, Kopi Robusta, Ginseng Merah dan Tribulus Terrestris.

Susu kambing Etawa diolah dengan proses pengolahan yang higienis dan memperhatikan kandungan nutrisinya. Selain sebagai makanan tambahan (food suplemen) juga kaya akan Protein, Enzim, Mineral, Vitamin A, dan Vitamin B (riboflavin). Selain itu juga mengandung beberapa mineral seperti Kalsium, Kalium, Magnesium, Fosfor, Klorin, dan Mangan.

Kopi Robusta yang digunakan adalah kopi pilihan yang dituai dengan tangan dan prosedur pemilihan biji kopi yang ketat sehingga hasilnya benar-benar bermutu dan memberikan citra rasa yang sensasional. Ginseng Merah. Dan Tribulus terrestis, merupakan tanaman yang banyak digunakan untuk berbagai pengobatan karena mengandung berbagai senyawa yang sangat bagus dalam membantu menjaga dan meningkatkan stamina tubuh, baik pada laki-laki maupun wanita.

 

Jika diminum secara teratur, GMP-Max dapat memberikan manfaat :

  1. Berperan dalam memperbaiki fungsi reproduksi laki-laki maupun wanita
  2. Meningkatkan produksi Hormon Testosterone secara alami yakni Luteinizing / Hormon (LH). LH ini merupakan hormone yang berkaitan dengan Daya Seksual.
  3. Membantu meningkatkan Libido dan Vitalitas tubuh
  4. Berperan dalam meningkatkan fungsi organ seksual
  5. Membantu menurunkan Hipertensi / tekanan darah tinggi
  6. Membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah
  7. Menurunkan sakit kepala dan kostipasi
  8. Membantu melancarkan fungsi hati, ginjal dan saluran kencing
  9. Sangat baik bagi mereka penderita impotensi dan ejakulasi dini
  10. Membantu menjaga stamina tubuh agar tidak cepat lelah dan jenuh

KANDUNGAN SENYAWA SUSU KAMBING ETAWA :

  1. Zincum (Zn) : Pembentuk system kekebalan tubuh.
  2. Mineral Alkaline : Baik untuk penderita Maag Kronis.
  3. Flourin+Betakasein : Penderita Bronchitis, Asma, TBC, Pneumonia.
  4. A2-betakasein dan Asam Amino Esensia : Pembentuk insulin berguna bagi penderita diabetes.
  5. Cynokobalamin : Pembentuk zat HB bagi penderita demam berdarah, Anemia, Thalasemia.
  6. Kalium (K) : Penderita Arteriosclerosis, Tekanan Darah Tinggi mapun Tekanan Darah Rendah
  7. Enzim Xanthine Oxydase dan Niasin (Vit B3) berfungsi mengatasi sel Kanker / Tumor dan mengurangi efek toksis kemoterapi.
  8. Kalsium : Membantu pertumbuhan tulang dan mencegah Osteoporosis.
  9. MCT (Medium Chain Trygliseride) : Berguna bagi program Dietary dan penyembuhan akibat Stroke.
  10.  Lactoglobulin : Penahan Protein penyebab alergi.
  11.  Riboflavin (Vit B2) dan B3 yang menumbuh kembangkan sel otak dan sel system saraf sehingga baik bagi kecerdasan anak dan menurunkan frekuensi serangan migrain.

 

Prediksi Komposisi Nutrien yang terkandung dalam air susu

Jenis Air Susu

Air

Protein

Lemak

Laktosa

Abu

Kambing

85,75%

6,24%

4,15%

4,20%

1,57%

Sapi

88,12%

3,30%

3,52%

4,70%

0,69%

Kuda

89,19%

2,60%

1,59%

6,14%

0,49%

 

Keunggulan Susu kambing Etawa Vs Susu Sapi

√ PROTEIN

2x Susu Sapi

√ PROTASIUM

2x Susu Sapi

√ KALSIUM

4x Susu Sapi

√ SODIUM

2x Susu Sapi

 

Data Spesifik Susu KAMBING ETAWA

Rendah Gula, Memakai Pakan Organik, Tanpa Pemanis Buatan, Tanpa Pengawet

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar

PERBEDAAN RAPAT FORMAL DAN RAPAT NON FORMAL

PERBEDAAN RAPAT FORMAL DAN RAPAT NON FORMAL

 

Rapat formal; rapat yang diadakan dengan suatu perencanaan terlebih dahulu, menurut ketentuan yang berlaku, dan pesertanya secara resmi mendapat undangan.

Rapat informal; rapat yang diadakan tidak didasarkan suatu perencanaan formal. Dapat terjadi setiap saat, kapan saja, dimana saja dengan siapa saja.

CONTOH DIALOG RAPAT FORMAL ;

Ketua Rapat: Jika kita semua di sini, mari kita mulai. Pertama-tama, saya ingin Anda untuk menyenangkan bergabung dengan saya dalam menyambut Jack Peterson, Southwest di Area Sales kami Wakil Presiden.

Jack Peterson: Terima kasih karena telah saya, saya melihat ke depan untuk pertemuan hari ini.

Pertemuan Ketua: Saya juga ingin memperkenalkan Margaret Simmons yang baru saja bergabung dengan tim kami.

Margaret Simmons: Semoga saya juga memperkenalkan asisten saya, Bob Hamp.

Pertemuan Ketua: Bob Selamat Datang. Aku takut nasional kita direktur penjualan, Anne Trusting, tidak bisa bersama kami hari ini. Dia di Kobe saat ini, pengembangan kekuatan Far East penjualan kami.

Meninjau Bisnis Past

Pertemuan Ketua: Mari kita mulai. Kami berada di sini hari ini untuk membahas cara-cara meningkatkan penjualan di daerah pasar pedesaan. Pertama, mari kita membahas laporan dari pertemuan terakhir yang diadakan pada tanggal 24 Juni. Benar, Tom, ke Anda.

Tom Robbins: Terima kasih Mark. Mari saya hanya meringkas poin utama dari pertemuan terakhir. Kami mulai pertemuan dengan menyetujui perubahan dalam sistem pelaporan kami penjualan dibahas pada 30 Mei. Setelah sempat merevisi perubahan yang akan terjadi, kami pindah ke sesi brainstorming mengenai perbaikan setelah dukungan penjualan pelanggan. Anda akan menemukan salinan dari ide-ide utama yang dikembangkan dan dibahas dalam sesi di fotokopi di depan Anda. Pertemuan itu dinyatakan ditutup pada 11,30.

·         Mulai Rapat

Pertemuan Ketua: Terima kasih Tom. Jadi, jika ada apa-apa lagi yang perlu kita bicarakan, mari kita beralih ke agenda hari ini. Apakah Anda semua menerima salinan agenda hari ini? JikaAnda tidak keberatan, saya ingin untuk melewati angka 1 dan beralih ke angka 2: peningkatan penjualan di daerah pasar pedesaan. Jack ramah setuju untuk memberikan laporan mengenai hal ini. Jack?

·         Membahas Produk

Jack Peterson: Sebelum saya memulai laporan, saya ingin mendapatkan beberapa ide dari Anda semua. Bagaimana perasaan Anda tentang penjualan pedesaan di kabupaten penjualan Anda? Saya sarankan kita pergi putaran meja pertama untuk mendapatkan semua masukan Anda.

John Ruting: Menurut pendapat saya, kami telah memfokuskan terlalu banyak pada pelanggan perkotaan dan kebutuhan mereka. Cara saya melihat hal-hal, kita perlu kembali ke dasar pedesaan kami dengan mengembangkan sebuah iklan kampanye untuk fokus pada kebutuhan khusus mereka.

Alice Linnes: Aku takut aku tidak bisa setuju dengan Anda. Saya pikir pelanggan pedesaan ingin merasa sama pentingnya dengan pelanggan kami yang tinggal di kota-kota. Saya sarankan kita berikan pedesaan penjualan kami tim bantuan lebih lanjut dengan pelaporan informasi pelanggan canggih.

Donald Peters: Maaf, saya tidak menangkap itu. Bisakah Anda mengulanginya, please?

Alice Linnes: Saya hanya menyatakan bahwa kita perlu memberikan pedesaan kita tim penjualan pelaporan informasi pelanggan yang lebih baik.

John Ruting: Saya tidak cukup mengikuti Anda. Apa sebenarnya maksudmu?

Alice Linnes: Yah, kami menyediakan kota kami staf penjualan dengan informasi database pada semua klien kami yang lebih besar. Kita harus menyediakan jenis yang sama dari pengetahuan tentang pelanggan pedesaan kami untuk staf penjualan kami di sana.

Jack Peterson: Apakah Anda ingin menambahkan sesuatu, Jennifer?

Jennifer Miles: Saya harus mengakui saya tidak pernah berpikir tentang penjualan pedesaan seperti itu sebelumnya. Saya harus setuju dengan Alice.

Jack Peterson: Nah, biarkan aku mulai dengan presentasi Power Point (Jack menyajikan laporannya).

Jack Peterson: Seperti yang Anda lihat, kami sedang mengembangkan metode baru untuk menjangkau pelanggan di pedesaan kami.

John Ruting: Saya sarankan kita putus menjadi kelompok-kelompok dan mendiskusikan ide-ide kita lihat disajikan.

·         Finishing Rapat

Pertemuan Ketua: Sayangnya, kita berjalan singkat. Kita harus meninggalkan ke lain waktu.

Jack Peterson: Sebelum kita menutup, saya hanya meringkas poin utama:

·  Pelanggan Pedesaan membutuhkan bantuan khusus untuk merasa lebih dihargai.

·  Penjualan kami tim memerlukan informasi yang lebih akurat pada pelanggan kami.

·  Sebuah survei akan selesai untuk mengumpulkan data tentang kebiasaan belanja di daerah-daerah.

·  Hasil dari survei ini akan disampaikan kepada tim penjualan kami

·  Kami sedang mempertimbangkan prosedur yang spesifik data mining untuk membantu memperdalam pemahaman kita.

Ketua Rapat: Terima kasih banyak Jack. Benar, itu tampak seolah-olah kita telah menutupi item utama Apakah ada bisnis lain?

Donald Peters: Bisakah kita memperbaiki pertemuan berikutnya, please?

Pertemuan Ketua: Donald Good idea. Bagaimana Jumat di dua suara minggu waktu untuk semua orang? Mari kita bertemu pada saat yang sama, jam 9. Apakah itu OK untuk semua orang? Sangat baik. Saya ingin mengucapkan terima kasih Jack untuk datang ke pertemuan kami hari ini. Pertemuan ditutup.

 

 

 

HUBUNGAN ANTARA RAPAT YANG BERSIFAT RUTIN DAN KONTEMPORER BILA DITINJAU DARI SEGI TUJUANNYA

 

 Pada dasarnya rapat rutin dan kontemporer mempunnyai hubungan yang saling berkaitan karena dua – duanya mempunyai tujuan yang sama. Demikian Beberapa tujuan diadakannya rapat, yaitu:

·     Untuk memecahkan atau mencari jalan keluar suatu permasalahan.

·     Untuk menyampaikan informasi, perintah, pernyataan.

·     Sebagai alat koordinasi antarintern atau antarekstern.

·     Agar peserta rapat dapat ikut berpartisipasi pada masalah-masalah yang sedang terjadi.

·     Mempersiapkan suatu acara atau kegiatan.

·     Menampung semua permasalahan dari arus bawah (para peserta rapat), dll.

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar

Keseimbangan Lingkungan Ppt

download http://adf.ly/KaK0f

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar

PUISI

SELEMBAR PUISI UNTUK KEKASIH

Terpaku dalam kegundahan hati
Terasa tak dapat ku lawan dengan jari-jari
Tiada lagi tempat hari yang terasa ada
Hanya lelah
Lelah yang ku rasa……………

Andaikan waktu itu tak terjadi
Mungkin hatiku takan remuk seperti ini
Langkahku terhenti dalam kelamnya malam
Mataku terhalang jurang yang dalam
Pendengaranku sayup-sayup tak menentu
Hatiku terombang ambing dalam ombak kemarahan
Ragaku tak berkuasa untuk berfungsi
Mungkin tiada lagi yang dapat terjadi saat ini
Semangatku lemah hatiku susah
Teringat malam itu yang menyakitkan
Inikah kehidupan?

Kurasa semua bukan seperti ini
Mungkin masih ada titik terang
Yang akan menyinari kegelapan hati
Memberi pujian untuk diri sendiri
Meredamkan semua yang ada saat ini
Hingga aku dapat kembali ke kehidupan yang indah ini

Dipublikasi di Tak Berkategori | Meninggalkan komentar